Ilustrasi uang
February 1, 2021

Dipangkas 50 BPS, Ini Suku Bunga LPS Terbaru

Suku bunga LPS turun, lalu bagaimana suku bunga LPS yang sekarang? Pada 25 November 2020, LPS atau Lembaga Penjamin Simpanan menetapkan penurunan kembali dari tingkat bunga pinjaman. Penurunan suku bunga LPS terbaru tersebut sebesar 50 bps untuk simpanan dalam rupiah di bank umum maupun simpanan rupiah di Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Sementara untuk valuta asing turun 25 bps (basis points) di bank umum. Dengan demikian, bunga penjaminan LPS tersebut masuk ke dalam rekor yang terendah. Lalu kapan saja penurunan suku bunga penjaminan LPS turun di paling rendah? Berikut pembahasannya.

Penurunan Suku Bunga LPS Terbaru Termasuk ke Paling Rendah

Seperti yang dikatakan sebelumnya di atas, suku bunga LPS terbaru yang ditetapkan pada 25 November 2020 lalu menyentuh 50 bps, yang artinya tingkat suku bunga untuk simpanan berjangka rupiah di bank umum adalah 4,5% dan simpanan valas 1%. Sedangkan untuk BPR adalah 7% dari yang semula 7,5%. Suku bunga ini tercatat sebagai yang terendah sejak berdirinya LPS tahun 2004 silam dan sejak dipakainya acuan suku bunga simpanan menjadi landasan penjaminan dana perbankan pihak ketiga.

LPS sendiri pernah mencatatkan suku bunga penjamin simpanan yang paling rendah pada rentang waktu Maret 2013 hingga Mei 2013. Saat itu, tingkat bunga berada di 5,5%. Tidak hanya itu, pada 28 September 2020 lalu, LPS juga menurunkan atau memangkas bunga penjaminan simpanan sebesar 5%.

Kebijakan penurunan tingkat bunga penjaminan simpanan ini diambil karena beberapa pertimbangan. Pertama, arah dari suku bunga simpanan perbankan masih terus menunjukkan tren penurunan. Kedua, kondisi serta prospek dari likuiditas relatif stabil. Lalu yang ketiga, perkembangan kondisi stabilitas sistem perekonomian dan keuangan saat ini. Suku bunga simpanan perbankan sudah terpantau turun dan masih memiliki potensi untuk terus turun karena seiring dengan suku bunga acuan BI yang turun. Penyesuaian kebijakan tingkat bunga ini mempunyai tujuan menjaga kepercayaan dari nasabah penyimpan pada sistem perbankan.

Sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh LPS, bank wajib untuk memberitahukan kepada para nasabahnya tentang tingkat bunga yang terbaru dan berlaku. Pihak bank harus menempatkan informasi tersebut di tempat yang mudah untuk diketahui oleh para nasabah penyimpan. Jika nasabah penyimpan menerima hasil bunga yang lebih dari tingkat bunga yang ditetapkan LPS, simpanan dari nasabah tersebut tidak masuk dalam kriteria penjaminan LPS.

Sebagai nasabah penyimpan tentu Anda harus mengetahui mengenai suku bunga LPS terbaru. Pihak bank seperti yang dikatakan di atas wajib memberitahu setiap nasabah mengenai aturan yang terbaru tentang suku bunga penjaminan. Maka dari itu, jika Anda masih belum mengerti sepenuhnya dengan informasi terbaru yang diberikan, Anda bisa menanyakan langsung pada pihak pegawai bank untuk menjelaskannya. Semoga bermanfaat!